Seorang ayah yang sibuk dan anaknya

Posted: 05/06/2011 in Kisah Inspirasi

Tomi, Pimpinan sebuah perusahaan di Jakarta, tiba di rumahnya jam 9 malam. Tak seperti biasanya anaknya, dinda, umur 9 tahun membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

“Kok, blum tidur?” sapa tomi

“Aku nunggu Papa pulang, sebab aku mau tanya, Berapa sih gaji Papa?”

“Kamu hitung ya.. hari Papa bekerja sekitar 10 jam & dibayar 400.000,

tiap bulan rata-rata 22 hari kerja, kadang Sabtu masih lembur.Berapa gaji Papa hayo?”

“Kalo 1 hari Papa dibayar 400.000 u/ 10 jam, berarti 1 jam Papa digaji 40.000 dong”

“Wah, pinter kamu. Sekarang cuci kaki, terus tidur ya..”

“Papa, aku boleh pinjam 5.000 gak?”

“Sudah, gak usah macama-macam..Buat apa minta uang malam-malam gini? Tidurlah..”

“Tapi Papa…”

“Papa bilang tidur!”

Dinda pun lari menuju kamarnya sedih.

Usai mandi, Tomi menyesali kekesalannya, menengok dinda di kamar tidurnya sedang terisak sambil memegang 15.000

Sambil mengelus kepala dinda, tomi berkata,”Maafin Papa ya..Papa sayang sama dinda..Tapi buat apa sih minta uang sekarang?

“Papa, aku gak minta uang. Aku hanya pinjam,nanti aku kembalikan kalo sudah menabung lagi dari uang jajan seminggu ini.”

“lya, iya, tapi buat apa?”

“Aku nunggu Papa dari jam 8 mau ajak Papa main ular tangga 30 menit aja.

Mama sering bilang waktu Papa itu amat berharga.

Jadi, aku mau ganti waktu Papa.Aku buka tabunganku hanya ada 15.000…

Karna Papa 1 jam dibayar 40.000,maka setengah jam aku harus ganti 20.000..

Duit tabunganku kurang 5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata dinda polos

Tomi pun terdiam.

Ia kehilangan kata-kata.Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dgn haru.

Dia baru menyadari,  ternyata limpahan harta yg dia berikan selama ini,

tak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

PESAN MORAL

“Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah DUNIA-nya”. Perlakukan anak-anak kita dengan penuh kasih sayang,  sebelum kita menyesal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s