Dasar-dasar Jurnalistik

Posted: 03/06/2011 in Pengantar Jurnalistik
Tag:

Jurnalistik berasal dari bahasa Prancis , journal yang berarti catatan harian. Secara umum jurnalistik adalah kegiatan dalam komunikasi yang dilakukan dengan cara menyiarkan berita atau ulasannya mengenai berbagai peristiwa sehari-hari yang bersifat umum dan hangat dalam waktu secepat-cepatnya. Secara ringkas, jurnalistik adalah kegiatan pencatatan atau pelaporan dan penyebaran berita tentang kegiatan sehari-hari. Jurnalistik bisa juga disebut sebagai profesi yang berusaha menyajikan informasi tentang kejadian sehari-hari secara periodik dengan menggunakan sarana media massa yang ada.

Menurut sejarahnya, jurnalistik dalam Abad XIX dan XVIII merupakan kegiatan profesi tersendiri selain para pengusaha percetakan dan pejabat pemerintah. Sejak Abad XIX timbul spesialisasi sejalan dengan perkembangan sarana-sarana media massa. Mulai tahun 1950 spesialisasi bidang jurnalistik dikelompokkan menurut :

1.      Sarana atau media, yakni media cetak : jurnalistik koran harian, majalah dan kantor berita, sedangkan media elektronik berupa jurnalistik radio, televisi dan film

2.      Bidang kerja, yakni bidang dalam negeri, luar negeri, parlemen, ekonomi, keuangan, olahraga, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan lainnya. Orang yang menjalankan profesi ini disebut wartawan atau jurnalis

SEJARAH JURNALISTIK

Pesan komunikasi yang disimpan atau disampaikan melalui tulisan biasanya lebih awet dan cepat serta mudah diterjemahkan atau dipahami penerima pesan komunikasi dan pesan itu bisa dibaca berulang-ulang atau disimpan untuk dibaca kembali bila diperlukan. Kelemahan dalam menghafal atau ingatan akan sangat terbantu oleh media tulisan ini. Encyclopedia Britanica menyebut, bahwa tulisan yang ada sekarang berasal dari tiga rumpun tulisan :

1. Pictography (Mesir)
2. Ideographs (Indian dan Nigeria)
3. Hierogluph (Jepang dan Cina )

Tulisan yang dikenal dalam bentuk alphabetic seperti sekarang konon ditemukan sejak 1500 tahun sebelum Masehi. Menurut catatan Winkler Prins Encyclopedia, Alphabet berasal dari huruf pertama dan kedua bahasa Greek atau Yunani yaitu alpha dan beta. Sedangkan alphabet dalam bentuk A, B, C, D sampai Z seperti yang dikenal sekarang berasal dari Phoeniciets (Lebanon, Laut Tengah ).

Media tulis yang dipakai oleh bangsa Mesir kala itu adalah daun kayu Papyrus yang tumbuh di delta Sungai Nil, sedangkan orang Yunani menggunakan daun Herodotus. Dalam perkembangannya, tulisan menggunakan media daun lontar, papan, perunggu, tembaga, kulit kayu, kulit binatang dan batu. Orang Cina sejak zaman Dinasty Han yang pertama kali menggunakan kertas sebagai media untuk menulis. Kertas diolah dari bahan kayu, kain atau jalan tua dan serat. Teknik pembuatan kertas di Cina itu yang kemudian dipakai di seluruh dunia melalui kegiatan perdagangan dan kebudayaan. Meskipun demikian, pabrik kertas pertama yang dibangun bukan di Cina tapi di Samarkhan di Asia tengah yang menjalin hubungan dengan Cina. Kegiatan mencetak pertama kali dilakukan di Cina sekitar Abad ke-6 yang masih menggunakan bahan dari tanah liat untuk membuat huruf dan lambang. Dalam perkembangannya kemudian diganti dengan timah, seperti yang dipakai dalam percetakan model lama.

Mesin cetak pertama kali di dunia dibuat oleh Johann Gutenbuerg pada tahun 1450 di Kota Minz Jerman. Melalui mesin cetak ciptaan Gutenbuerg ini terbitlah koran pertama di Eropa pada tahun 1609 di kota Wolfenbuttel yang diberi nama Avisa Relation Order Zeitung, menyusul kemudian surat kabar Relation yang dicetak di kota Strassburg. Tak lama setelah itu, tahun 1618 koran pertama di Belanda terbit di Amsterdam Belanda diterbitkan oleh Casper van Hibben yang diberi nama Courante Mijn Italien Duijtschabladtee. Menyusul kemudian terbit Tijdighe Mijn Verathy de Qualteren diterbitkan oleh Janszen dalam edisi bahasa Belanda, Prancis dan Inggris. Koran pertama yang terbit di Inggris tahun 1622 bernama Courant of General News, sedangkan surat kabar pertama di Prancis terbit pada tahun 1631 oleh Theopraste Renoudot yang diberi nama Gazette. Amerika Serikat menerbitkan surat kabar pertama The Boston News Letter pada tahun 1704.

Surat kabar harian pertama di Eropa adalah Leiziger Zeitung di Jerman pada tahun 1660, kemudian Inggris menerbitkan harian pertama Daily Courant pada tahun 1702. Di Prancis tahun tahun 1777 terbit koran harian Journal de Paris, sedangkan di AS terbit harian pertama Pensylvania Packet tahun 1784. Tapi dalam Ensiklopedia Indonesia menyebutkan surat kabar tertua di dunia adalah Tjin Tie Kwan Po dan Hino Tsjao yang diterbitkan di Cina pada tahun 400 sesudah Masehi.

Kata Pers yang digunakan untuk orang atau bidang yang bergerak dalam bidang jurnalistik berasal dari kata bahasa Inggris Press, sedangkan dalam bahasa Prancis disebut Preses yang berarti tekanan, jepitan atau pipitan.

Surat Kabar Pertama

Surat kabar tulisan tangan pertama dibuat sejak jaman Julius Caesar (100 – 44 sebelum Masehi). Pada waktu itu Julius Caesar melakukan berbagai kegiatan kerajaan yang hasilnya diumumkan di ruangan tempat rapat umum forum, tempat berlangsungnya rapat senat. Pada papan pengumuman itu ditulis hal-hal penting yang harus diketahui oleh anggota senat dan masyarakat luas.

Isi pengumuman itu dibagi menjadi dua :

1.      Acta Senatus

Berisi laporan singkat tentang jalannya persidangan yang diikuti oleh anggota senat. Keputusan yang diambil dalam rapat senat dipajang dalam papan pengumuman ini.

2.      Acta Diurna

Papan pengumuman ini berisi keputusan hasil rapat-rapat dan kejadian penting lainnya. Tidak hanya berisi berita-berita besar atau pengumuman penting, tetapi juga berisi hal-hal yang menarik, hangat atau yang tengah menjadi perhatian umum (aktual). Acta Diurna ditulis dan diisi secara kontinyu atau terus menerus setiap hari yang isinya kejadian aktual dan universal. Acta Diurna juga memuat pidato-pidato penting dari anggota senat dalam rapat senat yang perlu diketahui oleh masyarakat. Karena sifat dan bentuk isinya itu maka pengumuman itu disebut Diurnarius. Sementara papan pengumuman itu oleh masyarakat Roma dikenal dengan Forum Romanum. Kata Diurnarius itu oleh orang Inggris diucapkan dengan journalist yang kemudian digunakan untuk menyebut kegiatan berkaitan dengan pencarian, pengumpulan, pengolahan dan penyiaran berita atau kewartawanan.

Koran tulisan tangan pertama yang terbit di Indonesia adala Memorie der Neuvelles tahun 1615 atas insiatif gubernur Belanda waktu itu Jan Pieterzooncoon untuk mendukung semangat tentaranya melawan raja Banten, Mangkubumi dan raja Jakarta, Widjajakarta.

 

*Dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s